Friday, 13 March 2020

Mitos Raja Sisyphus

TUGAS MATEMATIKA & ILMU ALAMIAH DASAR
“MITOS SISYPHUS”







Disusun oleh:
Muhammad Farhansyah Ibrahim (14519154)
Kelas: 1PA10
Mata Kuliah: Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
Dosen : Annur Husnul Khotimah






 FAKULTAS PSIKOLOGI
 UNIVERSITAS GUNADARMA
 2020




Raja Sisyphus


"One must imagine Sisyphus happy."
-Albert Camus



Sisyphus adalah figur dari mitologi Yunani yang, sebagai raja Korintus, menjadi terkenal karena tipu dayanya dan dua kali menipu kematian (lolos dari kematian). Dia akhirnya mendapatkan pembalasannya ketika Zeus, raja dari seluruh para dewa Yunani, memberinya hukuman abadi untuk selamanya menggulingkan batu besar ke atas bukit di kedalaman Underworld, neraka mitologi Yunani.


Sisyphus adalah Raja Korintus yang tamak. Suatu hari, ia sekarat dan didatangi oleh Thanatos, dewa/personifikasi kematian (malaikat pencabut nyawa) di Yunani. Ia akan dibawa ke Neraka nya Hades, dewa Neraka di Yunani. Sisyphus dirantai oleh Thanatos, namun saat dibawa ke Underworld, dia menipu Thanatos dengan meminjam rantainya dan mengikat Thanatos sendiri. Thanatos tidak bisa berbuat apa-apa, sehingga seluruh manusia di dunia tidak ada yang mati dan tidak ada yang dicabut nyawanya. Sampai akhirnya, dewa perang Yunani yakni Ares datang menolong Thanatos. Zeus murka dengan Sisyphus. "Kali ini ia tidak akan bisa menipu dewa lagi", janjinya.

Sisyphus kembali diincar kematian setelah menua. Ia pun meminta istrinya untuk membuang badannya dari istana ke Sungai Styx, sungai yang langsung mengalir ke Neraka. Sampai di Neraka, ia disambut oleh Persephone, istri dari Hades. Ia mengadu bahwa istrinya berkhianat dan membuangnya dari kehidupan, dan meminta untuk menghukum istrinya dan mengembalikan hidupnya ke dunia hanya untuk menyeret istrinya ke Neraka. Permintaan Sisyphus pun dikabulkan. Namun ia kabur dan tidak kembali ke Neraka.

Zeus pun marah dan mengambil tindakan. Ia menghukum Sisyphus untuk hidup abadi di Neraka dan mendorong batu besar ke bukit Hades, namun batu tersebut akan terus berguling ke bawah bukit sesampainya batu tersebut hampir mencapai puncak bukit. Sisyphus dihukum mendorong batu tersebut selama-lamanya.

MAKNA

Mitos Sisyphus dicurahkan di karya tulisan filsuf absurdist ternama yakni Albert Camus, berjudul "The Myth of Sisyphus". Albert Camus mengatakan bahwa tragedi Sisyphus hampir sama dengan tragedi manusia di dunia. Pekerja buruh bekerja tiap hari untuk hal yang tidak berarti pada akhirnya. Pekerja kantoran bekerja tiap hari untuk hal yang terus-menerus berulang sampai akhir hayatnya. Sama seperti Sisyphus yang mendorong batu besar selama-lamanya.

Dari pandangan pribadi penulis, ada beberapa makna yang dapat kita ambil dari mitos Sisyphus. Yang pertama adalah jangan menipu, berbohong, atau memanipulasi sesuatu/seseorang yang berada di posisi lebih tinggi dibanding kita, karena akan menjadi pisau bermata dua bagi kita suatu saat nanti. Yang kedua adalah pasrah dengan takdir kematian, karena kematian tidak bisa dihindari dan pasti akan datang. Berbuatlah kebaikan dan kebijakan selama kita masih hidup, agar tidak takut dan menyesal dengan kematian. Dan yang terakhir, filsuf Albert Camus mengatakan, "one must imagine Sisyphus happy." yang maksudnya, di dalam kehidupan ini yang mungkin bagi beberapa orang terasa berulang-ulang, repetitif, dan tidak ada habisnya, jangan dibawa pusing atau stress. Bayangkan Sisyphus bahagia di dalam kepedihan yang tak berujung. Maka hidup akan terasa lebih ringan karena kita akan menemukan makna positif dibalik kepedihan abadi tersebut.


DAFTAR PUSTAKA

TED-Ed. 2018. “The myth of Sisyphus – Alex Gendler”. Diakses melalui https://www.youtube.com/watch?v=q4pDUxth5fQ, 14 Maret 2020 
 
Cartwright, Mark. 2016. “Sisyphus - Ancient History Encyclopedia". Diakses melalui https://www.ancient.eu/sisyphus/, 14 Maret 2020
Camus, Albert. 1955. "The Myth of Sisyphus". Perancis: Hamish Hamilton.

No comments:

Post a Comment

Senyawa Terbaru yang Berguna bagi Kehidupan Manusia

TUGAS MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR “SENYAWA TERBARU YANG BERGUNA BAGI KEHIDUPAN MANUSIA” Website Gunadarma Disusun ...